Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Pernahkah sahabat melihat lebih jauh bagaimana cara saudara kita yang penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupannya?
Tidak mudah, minim akses dan penuh tantangan. Belum lagi, mereka masih harus menghadapi berbagai diskriminasi yang masih kurang dianggap akan keberadaannya,  seperti saat di fasilitas tempat umum dan pembatasan ruang untuk pengembangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, jumlah penyandang disabilitas tunarungu di Indonesia mencapai 4,9 juta jiwa. Sebanyak 4,5 juta jiwa di antaranya merupakan umat muslim.

Minimnya akses kebutuhan untuk teman tuli menjadi tantangan bagi umat muslim di Indonesia dalam mempelajari Al-Qur’an. Bentuk al-qur’an yang berbeda daripada al-qur’an biasa dan untuk pengajaran yang membutuhkan teknik khusus, membuat ketersediaan para guru dan al-qur’an bahasa isyarat masih sangat minim perhatian. Padahal al-qur’an isyarat sangat dibutuhkan sebagai media belajar bagi teman tuli diluar sana.

Selain itu, mahalnya harga mushaf isyarat yang mencapai kisaran Rp500.00 untuk setiap mushafnya, tentunya menjadi kendala para teman tuli. Belum lagi belajar membaca al-qur’an isyarat membutuhkan waktu dan teknik khusus yang tidak mudah dilakukan setiap orang, sehingga membutuhkan tenaga pengajar khusus yang sudah terlatih dengan bahasa isyarat.

Insya Allah Dompet Dhuafa akan berkolaborasi dengan ESQ Kemanusiaan untuk menghadirkan mushaf al-qur’an bagi penyandang tunarungu. Harapannya, program ini dapat memudahkan teman tuli dalam mengakses media literasi pembelajaran Al-Quran.

Sahabat, menapaki jalan sunyi belajar bahasa isyarat Al-Qur’an membutuhkan perjalanan panjang yang cukup terjal. Setidaknya dalam senyapnya kehidupan mereka, mari kita hargai setiap keberadaaannya dengan Sedekah Al-Qur’an Isyarat untuk Teman Tuli. Klik Sedekah Sekarang!

    There are no latests news yet

There are no contributors yet