Pekanbaru, 16 Desember 2025 — Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong ruang ekspresi dan inklusivitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus melalui kegiatan Loka Karya Melukis Totebag yang dilaksanakan di SLB Cendana Duri, Selasa (16/12).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan inklusif yang didukung oleh The Pollination Project Foundation, sebuah foundation internasional yang berfokus pada inisiatif akar rumput berbasis empati dan dampak sosial.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan persiapan dan keberangkatan relawan dari Pekanbaru menuju lokasi kegiatan. Setibanya di SLB Cendana Duri, acara dibuka secara resmi melalui rangkaian pembukaan yang meliputi menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sambutan Kepala SLB Cendana Duri, sambutan perwakilan Dompet Dhuafa Volunteer Riau, pembacaan doa, serta perkenalan relawan dan pembagian kelompok peserta.
Memasuki sesi utama, para siswa mengikuti loka karya melukis totebag dengan pendampingan relawan. Pada sesi ini, peserta diberikan kebebasan mengekspresikan ide, warna, dan imajinasi mereka di atas media totebag, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, inklusif, dan penuh interaksi positif.
Setelah jeda istirahat untuk salat dan makan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi melukis lanjutan guna menyempurnakan karya masing-masing peserta. Antusiasme siswa tetap tinggi hingga kegiatan mencapai puncaknya dalam bentuk pameran mini hasil karya, yang sekaligus menjadi ruang apresiasi atas proses dan kreativitas para siswa.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan plakat kepada pihak sekolah sebagai simbol kolaborasi dan dukungan terhadap pendidikan inklusif, dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama serta pembersihan area kegiatan sebelum relawan kembali ke Pekanbaru.
Project Leader kegiatan, Habibi Ramadhan, menyampaikan bahwa loka karya ini bukan hanya tentang seni, tetapi juga tentang membangun empati dan ruang aman bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berekspresi.
“Kami ingin anak-anak merasa dihargai, didampingi, dan percaya bahwa karya mereka bermakna. Seni menjadi bahasa universal yang mendekatkan relawan dan siswa,” ujarnya.
Kegiatan ini berada di bawah supervisi Elvia Mutiara Ikhsani sebagai Project Supervisor, dengan dukungan tim yang terdiri dari Meylani Fitria (Finance Officer), Ouvi Lisaini (Communications Officer), Khairul Fadly (Logistics Officer), dan Masayu Dara Fattarani (Program Officer).
Melalui dukungan The Pollination Project Foundation dan kolaborasi lintas pihak, Dompet Dhuafa Volunteer Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah kecil namun berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, empatik, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.



