Pelalawan – Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Riau bersama tim laksanakan kunjungan ke Kampung Nelayan, Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan dalam rangka menilai potensi pemberdayaan untuk masyarakat. Kunjungan ini dilaksanakan bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Kabupaten Pelalawan, Bapak Yusri S.H dari Komisi 2 DPRD Pelalawan, Camat Kerumutan, serta Kepala Desa Mak Teduh.

Seperti nama kampungnya, Masyarakat diwilayah perkampungan ini mayoritas berprofesi sebagai Nelayan. Mereka setiap harinya mencari ikan disungai sekitaran wilayah tempat tinggal mereka. Ikan yg biasa mereka dapat adalah ikan Toman, Ikan Sepat, Ikan Selais Dsb. Hasil ikan yg mereka peroleh selanjutkan akan diolah menjadi ikan asin serta ikan salai.
Dalam kunjungan ini Dompet Dhuafa Riau melihat potensi besar yg bisa dikembangkan dalam pemberdayaan Masyarakat sekitar wilayah Kampung Nelayan ini. Masyarakat disini juga telah berinovasi dengan membuat sebuah mesin pembersih sisik ikan secara cepat dengan kapasitas ikan hingga 100 Kg sekali proses pembersihan.

Masyarakat dikampung nelayan ini juga telah mengolah ikan-ikan yg mereka peroleh dari hulu hingga ke hilirnya. Dari awal mereka mencari ikan disungai dengan alat bubu, kemudian selanjutkan ikan yg mereka peroleh dibersihkan dengan mesin pembersih sisik, setelah itu mereka akan memisahkan ikan yg akan diolah menjadi ikan asin maupun ikan salai. Setelah semua proses selesai, selanjutnya ikan akan dijual ke pengepul yg akan mengambil ikan hasil olahan mereka.
Selain potensi ikan, Desa Mak Teduh juga memiliki potensi wisata budaya panen madu. Madu asli dari lebah Apis Dorsata berada di hutan Kepung sialang yang mencapai potensi panen hingga 1 ton. Sementara, Desa mak teduh memiliki hingga 7 hutan kepung Sialang. Masyarakat disini senantiasa menjaga kelestarian Madu sialang ini agar bisa terus Lestari dan berkelanjutan. Dalam setahun, proses panen madu dilaksanakan sebanyak 2 kali dengan menjaga adat, budaya dan tradisi Masyarakat sekitar sebelum proses madu dipanen. Proses adat panen madu ini biasa disebut Masyarakat sekitar dengan sebutan acara menombai.




